Mengejar landskap di Teluk Bima

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Pemandangan sore hari di Teluk Bima terlihat Bagang Tancap (Alat penangkap ikan) dan matahari yang mulai hilang di balik awan dan gunung. (wawanmangile)
Foto diatas adalah pemandangan teluk Bima menjelang sore tiba. Teluk ini tidak terlalu besar, menjadi tumpuan hidup ribuan masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar teluk. Butuh waktu sekitar 20 menit dari kota Bima menuju lokasi ini, waktu yang relatif singkat sehingga kita bisa mengabadikan setiap moment seperti sunset dan sunrise. Ada beberapa objek lansdscape di Teluk Bima yang tidak boleh dilewatkan antara lain Pantai Kalaki, Lawata, dan Ama Hami. Kalaki merupakan pantai berpasir putih dengan panjang kurang lebih 1 km. Di sepanjang jalan pantai tersaji jagung bakar, penyeduh kopi dan banyak lagi. 

Sunset di Kalaki Beach ketika Air Laut Surut (wawanmangile)


Lawata Beach, mentari pagi mulai menyinari semesta (wawanmangile)

Lawata, melepas kabut diujung kota (wawanmangile)

Nelayan, keluar melaut sekitar jam 7 malam dan akan kembali ke pantai jam 6 pagi (wawanmangile)

Pantai Ama Hami Ina/Ibu Penjual Ikan, menunggu suami pulang melaut (wawanmangile)


Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Baca Juga

USMAN

Pemotong Ikan Usman (43) asal Maros Sulawesi Selatan. 16 tahun menjadi sopir angkot di Jayapura. Dua tahun terakhir pindah ke Sorong dan bekerja sebagai tukang

Selengkapnya »

Cerita lain Pulau Arborek

Pariwisata memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan tetapi tak jarang masyarakat lokal hanya sebagai penonton setia. Pulau Arborek menjadi salah satu destinasi wisata paling populer

Selengkapnya »